Blog Irwin Juliandi

Goresan tinta elektronik untuk sebuah perjalanan hidup




  • Categories

  • Arsip Tulisan

  • Bisnis dan Motivasi

  • Subscribe

Gemarkan baca sejak dini

Posted by abuafra on May 21, 2008

Judul di atas harus diterapkan jika kita ingin penerus kita menjadi person yang smart dan berwawasan. Sebab dengan membaca kita akan dapat melanglang buana kemanapun kita mau dengan visualisasi bacaan kita. Dapat pengetahuan apapun yang kita mau, dapat teman baru dengan mengikuti komunitas baca. Bahkan dengan membaca kita dapat peluang bisnis yang bisa kita implementasikan di keseharian kita.

Salah satu life skill yang harus dipunyai oleh kita di era mendatang adalah kemampuan membaca cepat dengan memahami bacaan dengan komprehensif, serta menganalisanya agar dapat diimplementasikan baik berupa pengambilan keputusan atau aktifitas lainnya.

Nah, skill membaca inilah yang mutlak harus diajarkan dan ditanamkan sejak dini. Banyak cara agar anak mempunyai kebiasaan membaca. Seperti halnya trend sekarang yang sedang berkembang yaitu seni mengajarkan anak sejak di kandungan, yang bukunya baru saya beli beberapa bulan lalu. Bisa tiap hari distimulasi dengan membacakan cerita pada janin, mengusapnya, dan berdialog dengannya. Kegiatan ini diharapkan bisa membuat atmosfir kecintaan pada membaca sejak dini sehingga jika si bayi keluar dan tumbuh dewasa , dia akan suka membaca.

Ada lagi dengan metoda flash card. Yaitu sejak balita, diperlihatkan kartu bergambar atau huruf. Sehingga nantinya diharapkan anak tersebut hapal dan bisa membaca sejak dini. Cara sederhana dan mudah adalah membacakan cerita bergambar pada saat si anak dalam kondisi tenang dan mau memperhatikan kita, seperti mau tidur. Menurut para ahli, jika konsisten digalakkan akan melatih daya visualisasi, imaginasi, daya berpikir dan rasional anak. Sehingga kebiaasaan tersebut terbawa sampai ia dewasa nanti.

Kalau saya, memilih perpaduan diantara cara-cara di atas. Kadang-kadang sambil main puzzle huruf dan angka, saya jelaskan huruf tersebut. Alhamdulillah, Afra sudah mengingat sebagaian besar huruf pada umur 4 tahun. Lalu, sekali waktu juga saya ceritakan dongeng anak-anak yang bersumber dari buku, lalu saya bacakan dan saya tambah dengan versi saya sendiri. Setelah itu, saya membujuk mereka agar gantian. “Gantian dong sekarang ceritain Abi ya”, rayu saya kepada Afra dan Halwa. Akhirnya merekapun bercerita dengan melihat gambar-gambar yang ada di buku. Dengan mendengar celoteh mereka, saya simpulkan bahwa balita cepat sekali menangkap informasi yang telah didapatnya, sambil menunjuk gambar, mereka asyik bercerita dengan versi mereka sendiri.

Akhir-akhir ini, semenjak ummi-nya mengajak ke perpustakaan yang ada dekat rumah kami, yaitu taman cinta baca (terletak di bogor baru). Mereka berdua seperti ketagihan ke sana. Sayapun mengucap syukur kita Afra merengek minta dibawa ke taman cinta baca tersebut. Akhirnya, dengan tidak berpanjang waktu, dan sekaligus menguatkan atmosfir baca kepada mereka, saya dan istri tancap gas pergi ke sana.

Asyiknya membaca buku di taman cinta baca

Asyiknya membaca buku

Ummi sedang mendongeng

Ummi sedang membacakan cerita dari buku

Mudah-mudahan dengan langkah-langkah di atas, anak-anak kita menjadi cinta baca, karena dengan membaca kita bisa mendapat ilmu dan wawasan yang diperlukan dalam hidup dan kehidupan mendatang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.