My Planning
Posted by abuafra on October 24, 2007
Alhamdulillah, setelah ujian menyapa hati setelah kaum mukminin merayakan hari besarnya saya akhirnya bisa Online lagi. Tahun 2008 kan datang menjelang, sebenarnya ada satu gawean besar yang akan saya hadapi.
Entah kenapa, saya masih belum bisa belajar dari “pembelajaran” beberapa tahun yang lalu. Saya menyimpulkan salah satu penyebab manusiawi kebelumberhasilan saya adalah kebiasan menunda. Sudah dua kali terjatuh di lubang yang sama, akankah terjerembab lagi ke lubang yang sama? Apatah lagi dengan penyebab yang sama yaitu selalu menunda pekerjaan? Ah entahlah, biar waktu yang menjawabnya.
Yang jelas planning saya untuk nembus MBA di “abroad” sudah mengkristal di dalam dada saya, dan mulai sekarang saya akan tegas kepada diri sendiri dengan menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan. Wahai diri! tahun 2008 tinggal dua bulan lagi, seberapa siapkah kamu mengambil tes TOEFL? Seberapa mampukah kamu menyelesaikan soal-soal GMAT?
Mudah-mudahan dengan menuliskan gubahan hati di blog ini, saya semakin tersadar dan memacu adrenalin untuk lebih mempersiapkan diri mengerjakan gawean di tahun 2008 ini. Ingat, Now or Never!
Ingatlah visimu yang akan mempunyai kebebasan waktu, membesarkan bisnis, mendidik anak agar punya life skill agar sukses dunia akhirat, dan seterusnya yang telah engkau tulis di kertas dan yang engkau pajang di kamarmu sendiri??
Para sahabat pembaca sekalian, mudah-mudahan dengan membaca tulisan saya, sahabat sekalian juga membuang kebiasan jelek ini, yaitu kebiasaan menunda waktu. Saya juga sekalian menerapkan NLP nich, anggap kebiasaan ini dan bayangkan dia menjadi sesuatu benda seumpama batu. Lalu di dalam pikiran kita, bungkus batu itu dengan kertas dengan rapat. Genggam bungkusan itu, kepalkan dengan kuat, lalu lemparkanlah bungkusan itu jauh-jauh dari diri kita. Tindakan ini sebagai gambaran bahwa kita melemparkan jauh-jauh kebiasaan tersebut dari diri kita.
Setelah itu bayangkan baju terbagus dan terindah itu sebagai kebiasaan disiplin waktu. Kenakanlah baju itu dengan tenang tapi pasti dan dengan baju itu kita PeDe kemana-mana. Tindakan ini sebagai gambaran bahwa kita mengambil dan memegang erat-erat kebiasaan baik tersebut.
Mari kita praktekkan bersama, semoga sukses….
Wassalam,
IRwin JZ
Tia said
halo, salam kenal nan hangat…saya tunggu blog dari istri anda ya…:)
abuafra said
Salam kenal juga Bu Tia, Insya Allah nanti dikasih tahu..
iwan rusmana said
salam luar biasa…bagi orang2 yang bangkit dari kesadaran utnuk mengubah talenta (kebiasaan) yang buruk menjadi baik. menjadi sukses memang tidak mudah…., saya salut untuk bapak sekeluarga, blog ini menginspirasi saya untuk juga bangkit dari kebiasaan menunda, kebiasaan mengeluh, keputusasaan karena gagal dalam usaha.
Oh..ya, nama saya iwan sekarang tinggal disurabaya, tahun kemarin saya tinga di gunung puti bogor. saya sekeluarga sedang mencoba bangkit dari kegagalan saya di bogor.
baju renang muslim di surabaya sudah ada agennya belum pak?
terima kasih.
iwan rusmana
081330630559